those are special messages for you

the messengers

we deliver those special messages...
for you.
:D



open up

'Sesungguhnya, Aku menaruh perkataan-perkataanKu ke dalam mulutmu.'
(Yeremia 1:9)



questions and comments




so over it

Januari 2009
Februari 2009
Juni 2009




thankyou

designer: god<3jo
base codes: detonatedlove♥,i-celemontee, florescent!
image: deviant art
hosting: photobucket, blogger, blogskins


Minggu, 25 Januari 2009
Cawan Air Kehidupan | 20.12
Apakah engkau tahu
Seberapa sering dirimu ditawari
Cawan berisi air kehidupan
Oleh Sang Pemberi Kehidupan itu sendiri?

Jika engkau tidak tahu
Maka tugasku-lah untuk memberi tahu-mu
Bahwa Sang Pemberi Kehidupan
Sudah sangat sering menawari cawan itu
Dalam setiap jejak langkah yang pernah kau buat

Cawan itu bernama Air Kehidupan
Tapi isinya berwarna hitam seperti kematian
Baunya tak sedap dan rasanya pun tak enak
Mereka yang pernah ditawari cawan ini
Menyebut mereka yang mau meminumnya
Sebagai orang gila dan orang kurang waras

Tapi pernahkah engkau berbicara dari hati ke hati
Bersama orang gila yang pernah minum dari cawan itu?
Cobalah bicara dan engkau akan mengerti
Bahwa sesungguhnya mereka mendapatkan cahaya
Namun tak bisa berkata-kata dengan bahasa yang kau mengerti

Dengan segala keyakinan dan kepercayaannya pada Sang Pemberi
Orang gila ini meminum Cawan Air Kehidupan
Berwarna hitam seperti kematian, baunya tak sedap dan rasanya tak enak
Ia meminumnya sambil menatap wajah Sang Pemberi
Walau hatinya berat dan pikirannya selalu berontak
Ia percaya segala yang diberikan-NYA selalu baik dan suci

Setelah Air Kehidupan itu masuk ke dalam dirinya yang kotor
Ia melihat segala yang kotor dan berdebu di ruangan hatinya
Tiba-tiba menjadi bersih dan berkilau bagai kilau seribu matahari
Dengan haru dan takjub, tersungkurlah ia di hadapan Sang Pemberi
Berucap syukur atas kehidupan baru dengan cahaya segala cahaya
Tak bisa lagi ia berkata-kata, karena hanya bisa dirasakan saja
Karena sukacitanya-lah ia terlihat gila dan menjadi tidak waras
Sebab ia mendapatkan rahasia segala rahasia kehidupan

Mungkin sekarang engkau tahu dariku
Tapi engkau tak akan bisa merasakan kebenaran
Sebelum engkau sendiri meminum dari Cawan Air Kehidupan-mu
Yang selalu ditaruh Sang Pemberi di depan mata-mu